Cara Membaca Alquran Yang Benar

Cara membaca Alquran erat kaitannya dengan hukum – hukum bacaan Al Quran seperti hukum tajwid. Selain itu membaca Al Quran juga harus memperhatikan beberapa ketentuan lainnya seperti makhrajul huruf. Makhrojul huruf ini merupakan tempat keluarnya huruf – huruf ketika hendak dilafalkan oleh mulut sampai terdengar bunyi hurufnya. Gunakan pula tartil yang tepat, yaitu mengetahui pelafalan panjang pendeknya suatu bacaan. Kemudian untuk lebih lanjutnya bacalah Al Quran untuk di renungi dan dipahami makna yang terkandung di dalamnya. Ketentuan membaca Al Quran memang tak semudah ketika kita mendengar lantunan qiraat yang merdu saat pengajian atau melalui musik mp3.

Langkah-langkah Cara Membaca Alquran

Langkah pertama yang harus di lakukan untuk mengetahui cara membaca Alquran yang benar yaitu dengan menegenal huruf hijaiyyah yang berjumlah 28. Jika kita sudah mampu mengenal dan menghafal ke 28 huruf tersebut sama halnya dengan belajar alfabet dan bahasa indonesia yaitu mudah dan menyenangkan. Setelah mengenal ke 28 huruf hijaiyyah selanjutnya perhatikan hukum bacaannya dalam tajwid. Tajwib biasanya memberikan katentuan dan patokan dalam melafalkan huruf – huruf hijaiyyah terutama ketika sudah menjadi ayat – ayat panjang dalam lantunan Al Quran. untuk lebih mudahnya jika ingin lancar membaca alkuran terlebih dahulu Anda bmembaca iqra. Iqra adalah kumpulan hijaiyyah yang semakin meningkat levelnya semakin mendekati penulisan ayat suci Al Quran. jadi Anda bisa belajar dengan pelan – pelan.

Belajar Tajwid Alquran

Nah, setelah lancar membaca iqro pasti kita juga sudah faham dengan ketentuan – ketentuan dasar dalam membaca Al Quran seperti tAnda baca fathah, kasrah dan dhomah. Ketiga komponen tersebut sangat penting dalam pembacaan Al Quran karena ketiganya merupakan tanda baca yang sering muncul dalam bacaan – bacan Al Quran, begitupun dengan tanda baca lainnya. Selanjutnya adalah dengan mengetahui teknik cara membaca Alquran yang benar dengan memperhatikan tajwid seperti iqlab, idzhar yaitu pembacaan yang dilafalkan secara jelas, ikhfa yaitu hukum bacaan yang menentykan bahwa bacaan harus terdengar samar kemudian idgham yang terdiri dari dua jenis idgham yaitu idgham bigunah dan idgham bilagunah.

Cara Membaca AlQuran dengan Ilmu Tajwid Alquran

Tajwid Alquran merupakan suatu ilmu yang membantu kita dalam melafalkan Al Quran. membantu membaca dan memahami penempatan cara membaca Al Quran, panjang pendek pembacaan dan  jelas atau samarnya pembacaan Al Quran. secara harfiah tajwib berararti mengelokan atau mengindahkan suatu bacaan Al Quran. Dalam bahasa arab kata tajwid berasal dari kata “jawwada” yang artinya mengindahkan. Sementara berdasarkan ilmu qiraah, tajwid yaitu melafalkan huruf – huruf dari tempatnya dengan memberikan ketentuan – ketentuan atau sifat – sifat yang dimilikinya dan sesuai berdasarkan hukum – hukum bacaan Al Quran.

Ketahui Lebih Dalam Tentang Tajwid Alquran

Dalam ilmu tajwid Alquran terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu diantaranya, makhorijul huruf yang artinya adalah tempat keluar dan tempat masuknya huruf – huruf hijaiyyah. Shifatul huruf, yakni cara melafalkan atau cara mengucapkan huruf – huruf hijaiyyah. Ahkamul huruf yaitu hunbungan antara huruf – huruf hijaiyyah. Ahkamul maddi wal qasr, yaitu panjang pendeknya dalam pelafalan tiap ayat – ayat suci Al Quran. ahkamul waqaf wal ibtida’ yaitu mengatahui kapan harus mulai membaca huruf dan berhenti membaca bila ada tanda tajwid dan al – khat serta al – utsmani. Inti dari tajwid yaitu melafalkan dengan benar, membunyikan dengan tepat dan menyampaikannya dengan baik dan sempurna.

Hukum ilmu tajwid dalam Al Quran yaitu fardhu kiffayah yaitu mengamalkannya ketika hendak membaca atau melafalkan Al Quran dan fardu ‘ain atau hukumnya wajib bagi seorang mu’min entah itu perempuan atau laki – laki yang ingin mempelajari Al Quran. ilmu tajwid bagi seluruh umat Islam sangat diwajibkan untuk dipelajari karena ini akan sangat berdampak pada pemahaman dan makna Al Qurannya. Jika seseorang membaca Al Quran tanpa memperhatikan hukum – hukum ilmu tajwid maka besar kemungkinan kurang barokah bahkan tidak barokah sama sekali. Jika kesalahan sudah fatal namun tetap di biarkan maka hukumnya adalah dosa karena tidak mengindahkan pembacaan ayat suci Al Quran yang huknya sakral. Mempelajari ilmu tajwid Alquran memang tidak mudah namun tidak begitu sulit juga. Ini tergantung dari ke teguhan niat Anda dalam belajar.

Bacalah Kitab Sucimu dengan Tartil Quran

Jika Anda sedang membutuhkan ketenangan jiwa, maka tartil Quran bisa menjadi salah satu solusi tepatnya. Bingung mencari solusi? bagi kalian kaum muslim seharusnya tidak perlu bingung karena jika masalah mulai melAnda dan pikiran sedang kacau sebaiknya kalian para kaum muslim lari pada yang namanya Al-Qur’an. Lafadz-lafadz yang terdapat dalam Al-Qur’an dipercaya sebagai obat para kaum muslim yang sedang galau. Terlebih jika membacanyaa dengan tartil Quran. Nah apa itu? Pastilah kalau kaum muslim mengenal istilah tartil. Tartil itu bisa didefinisikan membaca dengan baik, indah dan benar. Al-Qur’an yang sudah ada sejak jaman Rasulullah ini bukan hanya sekedar kitab suci pajangan saja, atau bahkan bukan sekedar alat yang dijadikan sebagai mas kawin saja. Keberadaannya sangatlah penting bagi kaum muslim mengingat firman Allah yang ada di dalam Al-Qur’an yakni “ dan kami turunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk untuk kaum yang bertaqwa” QS. Al Baqarah ayat 2.

Menenangkan Jiwa dengan Tartil Quran

Nah sudah tahu kan manfaat Al-Qur’an bagi kehidupan kaum muslim dan orang-orang yang bertaqwa. Maka dari itu, jikalau lagi risau sedih galau tidak usah khawatir lari kemana. Lari saja ke Al-Qur’an dan tentunya harus dibaca ya dengan tartil Quran. Mengapa harus tartil? Dan bagaimanakah caranya tartil? Allah SWT berfirman dalam suroh Hud (11) ayat 1 yaitu “ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara rinci yang diturunkan dari sisi Allah yang Maha bijaksana lagi Maha tahu”. Melalui ayat tersebut kita dapat mengetahui bahwa Al-Qur’an tidak seperti buku yang lain sehingga perlu teknik khusus yang disebut tartil dalam membacanya. Lalu cara tartil sendiri itu bisa dilakukan dengan cara perlahan-lahan dalam membacanya dan diperhatikan setiap baris lafadz yang ada dalam Al-Qur’an.
Jika tartil kitab suci sudah dilakukan, maka manfaat bagi kita yang membacanya adalah mendapat ketenangan jiwa yang lebih. Selain itu bagi orang lain yang mendengarnya juga akan terdengar indah setiap lafadz yang teah terbaca dengan halus, rapi dan tersusun. Dibandingkan dengan cara membaca Al-Qur’an yang tergesa-gesa, cara ini dianggap lebih baik karena lebih mengutamakan keindahan dan ketepatan dalam membaca Al-Qur’an. Ayo membaca dengan tartil Quran dan dapatkan ketenangan jiwa dan kelembutan bacaan yang jauh lebih baik.

One Review to “Cara Membaca Alquran Yang Benar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *